Minggu, 29 Juli 2018

3.2 memahami keamanan pada sistem operasi dan jaringan (1 public)



Memahami Keamanan pada Sistem Operasi jaringan


Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah pada suatu keamaan sistem komputer dengan akses secara total yang telah menjadi bagian yang dapat meningkatkan kepentingannya sendiri.

Jenis-Jenis Keamanan pada Sistem Operasi Jaringan

1.    Keamanan Fisik
2.    Keamanan Data dan Media
3.    Keamanan Dari Pihak Luar
4.    Keamanan jaringan
5.    Keamanan Otorisasi Akses
6.    Keamanan Proteksi Virus
7.    Keamanan Dalam Operasi


Beberapa macam algoritma diantaranya:

1. Algoritma Genetika (Genetic Algorithm, GA)
Algoritma Genetika pada dasarnya adalah program komputer yang mensimulasikan proses evolusi. Dalam hal ini populasi dari kromosom dihasilkan secara random dan memungkinkan untuk berkembang biak sesuai dengan hukum-hukum evolusi dengan harapan akan menghasilkan individu kromosom yang prima. Kromosom ini pada kenyataannya adalah kandidat penyelesaian dari masalah, sehingga bila kromosom yang baik berkembang, solusi yang baik terhadap masalah diharapkan akan dihasilkan.

2.    Divide and Conquer
Paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil.

3.    Dynamic programming
Paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih.

4.    Metode serakah
Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

5.    Algoritma Greedy
ALgoritma greedy merupakan salah satu dari sekian banyak algoritma yang sering di pakai dalam implementasi sebuah system atau program yang menyangkut mengenai pencarian “optimasi” Di dalam mencari sebuah solusi (optimasi) algoritma greedy hanya memakai 2 buah macam persoalan Optimasi,yaitu: 1. Maksimasi (maxizimation) 2. Minimasi (minimization) Sekarang kita lanjut ke contoh soal yang aja ya..biar lebih enak membedakan antara soal mengenai optimasi/maksimasi dengan minimum/minimasi.

6.    Algoritma Dijkstra
Algoritma Dijkstra, (dinamai menurut penemunya, seorang ilmuwan komputer, Edsger Dijkstra), adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) yang dipakai dalam memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem) untuk sebuah graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi (edge weights) yang bernilai tak-negatif. Misalnya, bila vertices dari sebuah graf melambangkan kota-kota dan bobot sisi (edge weights) melambangkan jarak antara kota-kota tersebut, 


Pengamanan termasuk masalah teknis, manajerial, legalitas dan politis. Keamanan sistem terbagi menjadi 3, yaitu:
  1. keamanan eksternal, berkaitan dengan pengamanan fasilitas computer dari penyusup, bencana alam, dll.
  2. keamanan interface pemakai, berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum mengakses program dan data.
  3. keamanan internal, berkaitan dengan pengaman beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi untuk menjaga integritas program dan data.

Pada keamanan, terdapat 2 masalah penting, yaitu:
  1. kehilangan data dapat disebabkan oleh:
    • bencana: kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, dll.
    • Kesalahan perangkat keras: tidak berfungsinya pemroses, disk/tape tidak terbaca, kesalahan program.
    • Kesalahan manusia: kesalahan memasukkan data, eksekusi program yang salah.
  2. penyusup, terdiri dari:
    • penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak diotorisasi.
    • Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak otorisasi.

Ancaman-ancaman canggih terhadap sistem computer adalah program yang mengeksploitasi kelemahan sistem computer. Ancaman-ancaman tersebut dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:
  1. program-program yang memerlukan program inang (host program)
program-program yang tidak memerlukan program inang. Program sendiri yang dapat dijadwalkan dan dijalnkan oleh sistem operasi. 




Selasa, 24 Juli 2018

TROUBLESHOOTING LAPISAN DATA-LINK JARINGAN LAN

1. lapisan data link
Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik. Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN), atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama. Lapisan ini bertanggungjawab dalam membuat frame, flow control, koreksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap frame yang dianggap gagal. MAC address juga diimplementasikan di dalam lapisan ini. Selain itu, beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC), switch layer 2 serta bridge jaringan juga beroperasi di sini.
2. TROUBLESHOOTING LAPISAN DATA-LINK




  • Code Word Humming : seperangkat koreksi kesalahan kode yang dapat digunakan untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan bit yang dapat terjadi ketika data komputer dipindahkan atau disimpan.
  • Jaringan beroperasi dibawah level performa.
  • Exercise Broadcast.
  • Console Message.
  • Encapsulation Error, address mapping error, framing error SIP failure of loops.






3. DETEKSI KESALAHAN
  • Forward Error Control

Dimana  setiap  karakter  yang  ditransmisikan  atau  frame  berisi  informasi  tambahan(redundant)  sehingga  bila  penerima  tidak  hanya  dapat  mendeteksi  dimana  error  terjadi,tetapi juga menjelaskan dimana aliran bit yang diterima error.

  • Feedback (backward) Error Controll

Dimana  setiap  karakter  atau  frame  memilki  informasi  yang  cukup  untuk memperbolehkan  penerima  mendeteksi  bila  menemukan  kesalahan  tetapi  tidak lokasinya.  Sebuah  transmisi  kontro  digunakan  untuk  meminta  pengiriman  ulang, menyalin informasi yang dikirimkan.

4. MAC 48BIT ADDRESSING
MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address, physical address, atau hardware address.


5. TRANSPARANT BRIDGING
Bridge memiliki kemampuan untuk memproses keputusan perelayan/peruntaian sebuah frame berada dalam bridge itu sendiri, sehingga transparan terhadap stasiun-stasiun yang berkomunikasi, sehingga disebut juga Transparent Bridge.

6. SWITCH SEBAGAI MULTIPORT-BRIDGE
Switch dikatakan sebagai  multi-port  bridge  karena mempunyai  collision domain  dan  broadcast domain  tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan  komputer  atau  router  ke  hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.
     Deteksi Kesalahan LANBahasan ini berhubungan dengan algoritma bagi komunikasi yang reliabel dan efisienantara  dua  mesin  yang  berdekatan,  yaitu  dua  mesin  yang  secara  fisik  terhubung  olehsebuah  saluran  komunikasi  yang  secara  konseptual  bekerja  seperti  halnya  kabel.  Sifatpenting  sebuah  saluran  yang  membuatnya  menyerupai  kabel  adalah  bit-bit  diteruskandalam urutan yang sama dengan  sewaktu  bit-bit  itu  dikirimkan.Rangkaian  komunikasi  sering  membuat  kesalahan, memiliki laju data yang terbatas, dan terdapat delay propagasi yang tidak nol antara saat bit  dikirimkan  dengan  saat  bit  diterima.  Keterbatasn  ini  mempunyai  implikasi penting bagi efisiensi pemindahan data. (Mahmudi, 2015)

2.     IEEE Lapisan MAC48- Bit Addressing

IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) Organisasi non-profit yang mendedikasikan kerja kerasnya demi kemajuan teknologi.

  • Teknologi Penerbangan
  • Teknologi Elektronik
  • Teknologi Biomedical
  • Dan Teknologi komputer

Organisasi Ini berdiri pada Tahun 1963 yang berangotakan Insinyur Tahun 1980 bulan Februari
IEEE LAN (Local Area Network) dan MAN (Metropolitan Area Network) Dinamakan 80280 menunjukkan tahun dan angka 2 menunjukkan bulan dibentuknya kelompok kerja ini Ethernet--Wireless--Token Ring Karena Luas sekali bidangnya maka dibagi lagi menjadi beberapa bagian lagi Dan Penamaanya adalah angka berurutan di belakang 802.

FUNGSI DATA LAYER

  • Penyediaan interface layanan yang baik bagi network layer
  • Penentuan pengelompokkan bit dari phisichal layer ke dalam frame
  • Mengurusi masalah error transmisi
  • Pengaturan aliran frame pada penerima yang lambat dan pengirim yang cepat


BEBERAPA PROTOKOL YANG MENGGUNAKAN LAYER

Protokol ini adalah :1.      Logical Link Control: koreksi eror dan flow control, mengelola link control dan menetapkan SAP-SAP2.      802.1 OSI Model3.      802.2 Logical Link Control4.      Media Access Control: berkomunikasi dengna card adapter, mengontrol tipe media yang digunakan5.      802.3 CSMA/CD (Ethernet)6.      802.4 Token Bus (ARCnet)7.      802.5 Token Ring8.      802.12 Deman Priority9.      IEEE 80210.  IEEE 802.211.  ISO 211012.  ISDN

MEMAHAMI TROUBLESHOOTING LAPISAN FISIK JARINGAN LAN



1. Perpecahan asalah Lapisan Fisik ( Physical Layer Layer ) LAN 
 Lapisan fisik (Physical Layer) merupakan lapisan dasar dari semua jaringan dalam model referensi OSI dimana lapisan ini berfungsi untuk mentransmisikan sinyal data analog maupun digital. Selain itu, lapisan fisik dapat digunakan untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan sehingga sarana sistem pengiriman data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer. Pada lapisan ini yang akan menjelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin digunakan oleh media fisik serta mengatur bagaimana cara melakukan collision control. Physical Layer juga memiliki tujuan utama, seperti.




  • Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan.

  • Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan.

  • Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
  • Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
  • Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.         
  • Sinkronisasi transmisi sinyal.
  • Menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal dan procedural.
  • Mendeteksi error selama transmisi.



a.   Identifikasi masalah dan lapisan fisik
Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data diatas media jaringan seperti kabel, radio dan cahaya. Selain itu, lapisan ini dapat mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi sinkronisasi antar bit, pengaktifan dan pemutusan koneksi serta beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi seperti kabel UTP / STP, kabel koaksial atau kabel fiber optic. Protocol pada PHY Layer mencakup IEEE 802.3; RS-232C; X.21; repeater; transceiver; kartu jaringan atau Network Interface Card (NIC) dan pengabelan untuk beroperasi.                                                          

b.   Manfaat Lapisan Fisik (Phisical Layer)
Media paling sering digunakan untuk adalah kabel yang menggunakan kawat tembaga untuk sinyal data dan bit kontrol antar perangkat jaringan. Kabel yang digunakan untuk komunikasi data yang biasanya terdiri dari serangkaian kabel tembaga individu yang membentuk sirkuit sinyal didedikasikan untuk tujuan tertentu. Jenis lain dari kabel tembaga, yang dikenal sebagai kabel koaksial, memiliki konduktor tunggal yang berjalan melalui pusat kabel yang terbungkus oleh, namun terisolasi dari, pelindung lainnya.
Tembaga jenis media yang dipilih adalah ditentukan oleh standar lapisan Fisik yang dibutuhkan untuk menghubungkan lapisan Data Link perangkat dua atau lebih jaringan. Kabel ini dapat digunakan untuk menghubungkan node di LAN untuk perangkat perantara, seperti router dan switch. Kabel juga digunakan untuk menghubungkan perangkat WAN ke penyedia layanan data seperti perusahaan telepon. Setiap jenis koneksi dan perangkat kabel terlampir persyaratan yang ditetapkan oleh standar lapisan fisik.Jaringan media umumnya menggunakan jack modular dan colokan, yang menyediakan koneksi mudah dan pemutusan. Juga, satu jenis konektor fisik dapat digunakan untuk beberapa jenis koneksi. Sebagai contoh, konektor RJ-45 digunakan secara luas dalam LAN dengan satu jenis media dan di beberapa WAN dengan jenis media lain. Berikut adalah contoh hardware : 


C. Masalah jaringan karena kegagalan piranti jaringan 
 Skala gangguan akibat dari kegagalan piranti jaringan juga bisa bervariasi, dari hanya sebuah komputer karena kegagalan NIC – Lan Card, beberapa komputer karena kegagalan switch, atau bahkan berskala luas karena kegagalan pada switch central yang menghubungkan jaringan server. Untuk kegagalan Lan card di salah satu komputer bisa diganti dengan network card cadangan anda.


D. Gangguan atau kerusakan pada Hub/switch
          Hub/switch merupakan terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.Jika terjadi kerusakan pada HUB maka pertama kita harus mengecek apakah HUB yang kita gunakan memang sudah rusak atau hanya mengalami gangguan saja, namun jika HUB yang kita gunakan memang benar-benar positif rusak maka kita perlu menggantinya dengan HUB yang baru atau dapat diperbaiki ditempat service khusus, namun saran saya lebih baik mengganti dengan yang baru selain kualitasnya yang lebih bagus biasanya biaya memperbaiki hampir sama dengan biaya membeli baru.



568B merupakan urutan urutan kabel twisted pair, dalam hal ini kabel UTP atau SFTP.Urutan kabel 568B adalah

    • putih-orange, 
    • orange, 
    • putih-hijau, 
    • biru, 
    • putih-biru,
    • hijau, 
    • putih-coklat,
    •  coklat

    Sedangkan untuk urutan 568A adalah :


    • Putih hijau
    • hijau
    • putih orange
    • biru
    • putih biru
    • orange
    • putih coklat
    • coklat 

    Pengertian Topologi Star
    Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain.Hub/ Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Star termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
    cara kerja topologi star

    Karakteristik Topologi Star
    Berikut beberapa karakteristik yang terdapat pada Topologi Star :

    • Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
    • Muda di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node.
    • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain.
    • Dapat di gunakan Kabel Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan kabel UTP.

     Kelebihan Topologi Star
     Berikut kelebihan-kebebihan yang ada pada Topologi Star :

    • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
    • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
    • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
    • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
    • Akses Kontrol terpusat.
    • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
    • Paling fleksibel.

    Kekurangan Topologi Star
    Dimana ada Kelebihan pasti terdapat kekurangannya, berikut apa saja kekurangan dari penggunaan Topologi Star :

    • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
    • Boros dalam pemakaian kabel.
    • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
    • Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
    • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
    • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
    • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.

    Minggu, 22 Juli 2018

    3.1administrasi berbagi sumber daya jaringan

     MEMAHAMI ADMINISTRASI SUMBER DAYA DAYA JARINGAN KOMPUTER

    A. Sharing Resource
         Sharing data/resource ialah membagi satu perangkat dalam suatu jaringan ke seluruh komputer client yang ada seperti sharing file maupun sharing printer. Dengan cara menginstal dan menghubungkan perangkat tersebut pada komputer server lalu membagikannya ke komputer client.

    * Fungsi Sharing Resource
         Dapat menggunakan sumber daya secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di ratusan atau ribuan km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam mengguanakan data tersebut dan seolah-olah data tersebut berada di dekatnya.

    * Tujuan Sharing Resource
         Resource sharing bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. jadi sharing resource adalah suatu usaha untuk menghilangkan kendala jarak.

    * Kelebihan resource sharing
    1.     Efisiensi : sistem operasi resource sharing memungkinkan sumber daya sistem komputer untuk digunakan dengan cara yang efisiensi dalam pembagian data.
    2.  Kemudahan : sistem operasi resource sharing membuat komputer lebih mudah dipakai dan memberikan kenyamanan untuk pengguna.
    3. Kemampuan berevolusi : sistem operasi dalam resource sharing harus disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi-fungsi sistem yang baru tanpa mengganggu layanan yang telah ada.
    B. Mengkonfigurasi Hasil Sharing Resource dalam Jaringan
    Kali ini saya akan menjelaskan langkah-langkah sharing resource dalam jaringan melalui sharing data dengan konfigurasi sebagi berikut :

    1. Pertama setting dulu share nya di laptop 1 buka Control Panel > Network and Internet >Network and Sharing Center > klik Change advanced sharing settings

    2. Kemudian pilih/ klik All Network

    3. Lalu setting seperti gambar dibawah ini, kalau sudah klik save settings

         Nah setting juga di laptop 2 seperti langkah diatas
    4. Kemudian di laptop 1 tentukan folder/file yang akan dishare, setelah itu klik kanan >share with > specific people..

    5. Akan muncul pop up jendela baru seperti ini dan setting seperti gambar dibawah ini

    C. Menguji Hasil Sharing Resource dalam Jaringan
    1. Kita cek dilaptop 2, buka explorer dan klik Network > pilih nama laptop 1 tadi

    2. Nah akan muncul isi folder yang tadi kita share :D

    Atau dengan cara klik tombol windows + R. Kemudian isi \\ip 
    contoh : \\172.17.5.23

    3. Kemudian enter akan muncul hasil folder yang disharing tadi

    rancangan bangun jaringan

     RANCANGAN BANGUN JARINGAN
    1.      

    1.Konsep Dasar Jaringan Komputer

    Teknologi jaringan komputer mengalami perkembangan yang pesat, hal ini terlihat pada era tahun 80-an jaringan komputer masih merupakan teka-teki yang ingin dijawab oleh kalangan akademisi, dan pada tahun 1988 jaringan komputer mulai digunakan di universitas-universitas, perusahaan-perusahaan, sekarang memasuki era milenium ini terutama world wide internet telah menjadi realitas sehari-hari jutaan manusia di muka bumi ini.

    Selain itu, perangkat keras dan perangkat lunak jaringan telah benar-benar berubah, di awal perkembangannya hampir seluruh jaringan dibangun dari  kabel koaxial, kini banyak telah diantaranya dibangun dari serat optik (fiber optics) atau komunikasi tanpa kabel.

    Dari sinilah kemudian muncul sebuah konsep yang dikenal dengan nama TSS ( Time Sharing System ), yakni bentuk pertama kali jaringan komputer. Aplikasi pada konsep TSS yaitu beberapa komputer terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.selanjutnya konsep ini berkembang menjadi konsep Distributed Processing ( proses dan sistem distribusi ) yang mampu melayani host komputer secara paralel. Kemudian berkembang sebuah taknologi LAN ( Local Area Network ), jaringan raksasa yang di kenal dengan WAN ( Wide Area Network ) hingga internet ( global ).

    Jenis - Jenis Jaringan Komputer
    • LAN ( Local Area Network )
           Merupakan jaringan milik pribadi dengan jangkauan satu gedung atau beberapa km saja untuk dapat memakai bersama sumber daya dan saling bertukar informasi dan  memiliki konsep yang sama dengan LAN namun bedanya hanya penambahan web server pada servernya. Intranet bersifat tertutup dan keamanannya terjaga ( hanya digunakan oleh kalangan sendiri ).
    •  MAN ( Metropolitan Area Network )
    Merupakan kumpulan LAN dengan jangkauan lebih besar yaitu satu kota. MAN dapat mencakup kantor – kantor atau perusahaan yang letaknya berdekatan. Dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum dan mampu menunjang data, suara, bahkan TV kabel.
    • WAN ( Wide Area Network )

           Merupakan jaringan komputer dengan jangkauan daerah yang luas yaitu antar negara bahkan benua. Sifatnya tertutup dengan menggunakan jasa provider tertentu sebagai media penghubungnya.
    • INTERNET
           Merupakan kumpulan jaringan yang terkoneksi yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun. Sifatnya sangat terbuka dan keamannya kurang terjamin.
    • WIRELES ( jaringan tanpa kabel )
    Merupakan jaringan komunikasi yang dilakukan tanpa kabel yang mampu memberikan kecepatan akses lebih cepat dibanding jaringan dengan kabel. Contoh : teknologi infrared, bluetooth, modem, dll

    Administrasi server

    ADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN


    Dalam suatu jaringan yang mempunyai server sebagai pusat nya, sangat memerlukan beberapa pendukung seperti :
    1. DNS
           DNS memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut:
    Sistem database yang terdistribusi digunakan untuk pencarian nama di komputer di jaringan menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan performa yang baik.
    DNS merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya.
    Fungsi Utama DNS yaitu untuk :
    Menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi IP (IP address) atau sebaliknya.
    Memberikan suatu informasi tentang suatu Host ke seluruh jaringan Internet.
    Struktur DNS
          Domain Name Server merupakan pengelompokan domain berdasarkan nama. Domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada pada struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :

    1.ROOT-LEVEL DOMAIN

              merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.

    2.TOP-LEVEL DOMAINS

       Berisi SECOND-LEVEL DOMAIN dan Host yaitu :
    ·         Com    :           Organisasi komersial seperti IBM (IBM.com).
    ·         Edu     :           Institusi pendidikan seperti U.C. Berkeley (Berkeley.edu).
    ·         Org      :           Organisasi non profit Electronic Frontier Foundation (eff.org).
    ·         Net      :           Organisasi Networking seperti NSFNET (nfs.net).
    ·         Goy     :           Organisasi pemerintah non militer, ARMY (army.mil).
    ·         Xx       :           Kode Negara seperti (Id = Indonesia) (Au = Australia).

    3.SECOND-LEVEL DOMAIN

       Berisi domain lain yang disebut subdomain.
       Contohnya : unsri.ac.id.
       SECOND-LEVEL DOMAINS unsri.ac.id bisa mempunyai Host www.unsri.ac.id.

    4.THIRD-LEVEL DOMAIN

       Berisi domain lain yang merupakan subdomain dari SECOND-LEVEL DOMAIN diatasnya.
       Contoh : ilkom.unsri.ac.id.
       Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id.

    5. HOST NAME

        Domain name yang digunakan dengan hostname akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN)              untuk setiap komputer.
        Contohnya juka terdapat : www.unsri.ac.id , www adalah hostname dari unsri.ac.id adalah domain name.
        DNS Zone
        Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:
       - Forward Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address.
       - Reverse Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama.


    2. WEB SERVER

         Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima
         permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan
         mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
         berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
         Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di
         beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan
         sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
         dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam
         internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
         dan ruangan ini disediakan oleh server.

    3. FTP SERVER

        FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file              dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.

    4. EMAIL SERVER

        Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas          permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP.

    KARTU  SOAL NOMOR 1 (PILIHAN GANDA) Mata Pelajaran                      :    C2 (Dasar-dasar Teknik Komputer dan Informatika) K...